Wisata

Museum Brawijaya, Wisata Murah di Malang yang Sarat Akan Sejarah

Catatan.idBagi wisatawan, pastilah memikirkan budget ketika sedang berlibur ke tempat wisata. Apakah tujuan wisata Anda adalah Kota Malang? Malang merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang terkenal sebagai kota yang memiliki banyak tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Mungkin bagi Anda sudah tak asing dengan objek wisata Jatim Park. Yah, objek wisata ini sudah sangat populer di kalangan wisatawan dlam maupun luar kota. Berbagai wahana seru hingga meneggangkan dapat dengan mudah Anda coba. Namun, berlibur ke Jatim Park, wisatawan harus menyiapkan budget yang cukup besar. Tetapi, tak perlu khawatir sebab ada pula objek wisata murah di Malang bahkan gratis alias tanpa dipungut biaya seperti Museum Brawijaya.

Museum Brawijaya merupakan sebuah museum yang berisi benda dan peninggalan sejarah kemerdekaan Indonesia. Di dalamnya terdapat peninggalan arsip maupun senjata militer yang digunakan ketika perjuangan kemerdekaan RI oleh arek Malang.

Museum Brawijaya Beserta Sejarahnya

Aktivitas

Museum Brawijaya dibangun atas ide Brigjend TNI (Purn) Soerachman pada tahun 1962. Ide beliau disetujui dan diberi dukungan oleh pemerintah setempat dengan menyediakan tempat seluas 10.500 meter persegi. Museum ini diresmikan pada 4 Mei 1968.

Bagian museum dibagi menjadi … bagian yakni Halaman, yang berisi tank buatan Jepang, senjata penangkis serangan udara, meriam, tank amphibi dan patung Jendral Soedirman. Kemudian ruangan lobi yang berisi relief dan dua lambang kodam di Indonesia. Di halaman tengah ada koleksi populer yakni gerbong maut dan perahu segigir. Masuk ke dalam, ada ruang koleksi I yang berisi foto, pakian, lukisan, pedang samurai, senjata buatan pabrik mrican, peta penududukan musuh, alat kesehatan, dan mata uang yang pernah diberlakukan di Indonesia. Kemudian ada ruang koleksi II yang berisi peralatan perang, alat music yang pernah digunakan, meriam, bendera Katanga, album nama prajurit yang gugur dalam operasi seroja, pakaian seragam, piala dan penghargaan kodam brawijaya yang telah dilikuidasi dan mata uang Jepang yang berlaku di Indonesia. Dan yang terakhir ada perpustakaan yang berisi koleksi buku-buku dan dokumen sejarah perjuangan TNI, karya umum, dan referensi terkait pengabdian terhadap NKRI.

Sejarah Gerbong Maut

Seperti namanya, Gerbong Maut ini menyimpan kisah sedih di masa penjajahan. Pada masa penjajahan Belanda, para pejuang ditangkap dan ditampung di penjara Bondowoso. Namun, karena penjara di Bondowoso sudah tidak dapat menampung maka dipindahkan ke penjara Bubutan Surabaya. Para pejuang yang dianggap berbahaya dimasukkan ke dalam gerbong kecil ini berjumlah 100 orang. Ada sebanyak 3 gerbong yang digunakan untuk mengankut para tawanan perang ini. namun, di gerbong GR10152 ini, menampung 100 tawanan dengan kondisi gerbong kecil dan tidak berventilasi. Membuat tawanan berdesakan, terinjak, kepanasan, dehidrasi hingga terpanggang oleh panasnya gerbong. Total 46 tawanan meninggal dunia secara mengenaskan.

Lokasi Museum Brawijaya

Museum Brawijaya beralamatkan di Jalan Ijen No.25 A, Gading Kasri, Klojen, Kota Malang. Lokasinya sangat dekat dengan Alun-alun Kota Malang, sehingga Anda akan dengan mudah menemukan Museum Brawijaya ini.

Biaya Tiket Masuk Museum Brawijaya

Wisata murah di Malang yang kami rekomendasikan ini tidak dipungut biaya alias gratis. Jam operasional Museum Brawijaya ini pada hari senin hingga kamis mulai pukul 08:00 hingga 14:30, jum’at mulai pukul 08:00 hingga 11:30 dan sabtu- minggu mulai pukul 08:00 hingga 13:00.

Selain sebagai objek wisata murah di Malang, Museum Brawijaya ini tepat sebagai sarana edukasi dan mengenal berbagai perjuangan para pahlawan di masa penjajahan demi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top