Sepakbola

Ini Statistik Mengecewakan Messi vs Islandia

lionel messi

Catatan.id – Lionel Messi sudah melakukan berbagai macam cara untuk bisa mencetak gol ke gawang Islandia, termasuk satu peluang emas lewat titik putih. Tetapi apa daya, karena upaya terbaiknya itu malah gagal dan membuat Argentina gagal meraih kemenangan pada laga perdana di Piala Dunia 2018.

Laga antara Argentina kontra Islandia pada Sabtu (16/6/2018) malam WIB berakhir dengan skor sama kuat 1-1. Sergio Aguero berhasil mencetak gol pembuka, memanfaatkan assist dari Marcos Rojo. Namun hanya berselang beberapa menit, gol penyeimbang kedudukan dari Alfred Finnbogason membuat Islandia kembali ke dalam permainan.

Setelah dua gol di babak pertama, kedua kesebelasan sama-sama gagal memecah kebuntuan di paruh kedua pertandingan. Bagi Argentina, hasil seri ini sama halnya seperti sebuah kekalahan. Tetapi sebaliknya bagi Islandia, mereka seolah baru saja meraih kemenangan atas Argentina dan Messi-nya itu.

Secara statistik, Argentina memang begitu dominan. Mereka terus menekan pertahanan Islandia, terlebih di babak kedua. Kans paling besar untuk menciptakan gol sekaligus mengunci kemenangan adalah saat Maximiliano Meza dilanggar di dalam kotak penalti. Sayangnya, sepakan penalti Messi gagal mengelabui kiper Islandia, Hannes Thor Halldorsson. Kiper yang juga merangkap profesi sebagai sutradara itu membaca tendangan Messi dengan baik yang mengarah tak jauh dari tengah gawang.

Hal ini pula yang kemudian membuat Messi sangat disorot. Bahkan itu juga membuatnya memiliki statistik yang sangat buruk di laga tersebut. Padahal, secara keseluruhan penampilan La Pulga sebenarnya tidaklah terlalu buruk. Ia tetap menjadi motor serangan bagi Tim Tango, walau akhirnya tak berujung gol.

Seperti dicatatkan Whoscored, sepanjang pertandingan melawan Islandia Messi melepas 11 tendangan dengan tiga yang mencapai sasaran. Lima berhasil dihadang oleh barisan pertahanan Islandia dan tiga lainnya melenceng dari gawang.

Persentase keberhasilan operan Messi pun sejatinya cukup baik, yakni 85%, termasuk tiga umpan kunci yang dilepasnya. Sementara persentase keberhasilan dribel Messi mencapai 74%. Statistik mentereng itu membuat Messi menjadi pemain Argentina dengan nilai tertinggi menurut Whoscored bersama Nicolas Otamendi dengan nilai 7,8. Aguero yang mencetak gol tunggal bagi Albiceleste saja hanya mendapatkan nilai 7,7.

Dari semua pemain outfield, hanya ada satu pemain yang memiliki nilai di atas Messi. Tidak lain adalah penjaga gawang tangguh Islandia, Halldorson (7,8), yang kemudian juga menjadi man of the match di laga tersebut.

Akibat hasil tak maksimal tersebut, dunia mungkin akan menertawakan timnas Argentina, khususnya pada Lionel Messi. Pasalnya, di hari sebelumnya pemain terbaik dunia lainnya, Cristiano Ronaldo, mampu unjuk kebolehan saat menghadapi tim tangguh seperti Spanyol.

Ronaldo seketika menjadi headline di seluruh penjuru dunia berkat hat-trick yang dibuatnya ke gawang David De Gea pada laga pembuka Grup B (16/6/2018). Meski sama-sama mendapatkan penalti, namun Ronaldo tidak gagal seperti Messi. Pemain yang sering diledek dengan nama ‘Penaldo’ itu sukses mengeksekusi penalti yang menyelamatkan Portugal dari kekalahan.

Walau berbeda grup, tetapi apa yang dilakukan oleh Ronaldo tentu membuat publik mulai membanding-bandingkan dengan performa Messi di laga melawan Islandia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top